Bunda adalah ibu bagi Vella. Saya mengambil tokoh ini dengan riset sana sini. Kesimpulannya hampir semua Ibu yang memiliki anak dengan mengidap penyakit tertentu pasti perasaan dan karakter mereka tidak jauh berbeda. Kebetulan saya memiliki sahabat yang biasa saya panggil Ummi, beliau juga memiliki anak odapus dan ada beberapa karakter beliau saya ambil dalam tokoh bunda.
Kamis, 13 Mei 2010
(Tokoh) Bunda
(Tokoh) Elis dan Dodi
Tokoh Dodi saya ambil dari nama sahabat saya sekaligus kakak angkat saya waktu SMA. Dulu saya suka sekali curhat dengannya, berdiskusi tentang filosofi prinsip hidup. Sekarang kami sudah tidak pernah bertemu lagi. Entah sudah berapa tahun. Tapi dia nggak tau kalau sekarang dia saya jadikan tokoh novel saya.
Tokoh Elis pun sama, saya ambil dari salah satu sahabat saya saat kuliah dulu. Intinya saya sering banget ambil tokoh novel dari orang-orang di sekitar saya. Kesannya lebih real daripada saya harus mengambil karakter tokoh dalam film-film tertentu.
(Tokoh) Ardi Prasetyo Suryadi
Ardi adalah mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung. Dia memiliki jiwa yang bebas karena didukung oleh latar belakangnya sebagai pecinta alam. Sepintas, tidak ada yang menarik dari Ardi. Dia hanyalah sosok lelaki bertubuh tinggi dan kurus dengan kulit hitam tapi dia memiliki kharisma yang menarik di mata Vella.
Selama hidupnya dia adalah orang yang haus akan kasih sayang keluarga. Sebenarnya keluarganya utuh hanya saja kedua orang tuanya adalah orang yang sibuk demi materi dan kernormalan hidup. Itulah sebabnya Ardi memilih menjauh dari keluarga dan menyatu dengan kerasnya alam.
Sampai akhirnya dia bertemu dengan Vella. Semangatnya akan cita-cita dan kelembutan hati Vella telah membuat hati Ardi luntur seketika. Dia tidak peduli lagi dengan Lupus yang ada ditubuh Vella bahkan dia rela meninggalkan keluarganya demi perempuan itu. Menurutnya tidak ada lagi yang diharapkan dari keluarganya yang selalu saja menuntutnya untuk menjadi manusia sempurna tapi tidak peduli dengan perasaan dan keinginannya.
Karakter dasar Ardi saya ambil dari seseorang yang pernah hadir dalam hidup saya saat SMA. Dia anak pecinta alam akut. Kerjanya berpetualang dari gunung satu ke gunung lain. Atau mengadakan pengamatan untuk risetnya sebagai mahasiswa biologi. Saya suka sekali dengan karakter cowok pecinta alam. Hidupnya lebih realities dan satu hal, jarang loh cowok pecinta alam yang jadi playboy hehehe.
(Tokoh) Kavellania Bintang Mardhika
Di usia tujuh belas tahun dia memperoleh puncak kesempurnaan hidup. DIa memiliki prestasi yang cukup bagus di sekolahnya, keluarga yang lengkap, dan sahabat serta teman-teman yang menyayanginya. Dia berdoa semoga warna-warni kebahagiaan dalam hidupnya akan tetap ada selamanya. Namun tidak disangka penyakit Lupus merenggut semua kebahagiaannya dan cita-citanya.
Dia yang tadinya adalah sosok yang tangguh kini menjadi rapuh karena lupus dan menyerah atas cita-citanya. Hidupnya menjadi suram. Tapi sesuatu telah membuatnya bangkit. Kepak Harapan itu telah menempel di tubuhnya. Apapun yang terjadi, lupus tidak boleh mengambil semuanya dari hidupnya. Lupus juga tidak boleh menghapus warna-warni pelangi itu.
Karakter dasar Vella di sini adalah diri saya sendiri saat SMA. Dan saya menambahkan karakter tersebut dengan tokoh Aya di film One Litre Of Tears. Jujur dorama tersebut menjadi salah satu inspirasi saya dan termasuk ruang riset saya bahkan sampai saya beli VCDnya dan buku novelnya. Karena saya serius menggarap novel ini.
Dan saya lebih suka menggambarkan fisik karakter tokoh dalam novel saya sebagai orang biasa saja secara fisik. Tidak cantik, tidak juga jelek. Mungkin karena saya sadar, dalam hidup ini tidak semua orang ada yang cantik begitupun sebaliknya.
